Rabu, 17 November 2010

Cinta yg aneh

Pagi tadi aku mendapatkan cerita yang buat perutku mengguncang tiada henti. "Lha pacarmu anak STAIN ta?" ku awali pembicaraan dengannya. Lantas dia menjawab, "he'em..." "sekelas" dia melanjutkan "yang mana??" tanyaku... "Yang pake kaca mata" agak malu dan sedikit ketawa dia menjawab.
Aku tertawa karena aku tahu siapa cowok yang dimaksud... Aku bingung kenapa dia ikut tertawa dan kenapa.....
lalu aku kejar dia dengan pertanyaan selanjutnya "lha ngopo dirimu ngguyu??" dia menjawab "lha cerita jadiannya lucu og" "lucu, kog bisa??" aku meneruskan pertanyaanku "Dia nyuruh aku ngasih kesempatan tuk nyoba mencintainya, tapi kalau aku gak bisa mencintainya berarti yaw gak jadi jadiane" dia menjelaskan,
Aku tertawa sangad.... lalu "lha emange dirimu suka ta?" tanyaku... "Enggak" dengan agak nyesel., "Lha yaopo atek dirimu setuju kalau emang gak suka" terangku "Aku bingung og. Dia terus maksa aku" dia menjelaskan "ya udah aku ngomong iya aja biar gak ditanya lagi" dia melanjutkan...

Kenapa demikian sih yang dia luncurkan pada Si cowok. Seharusnya dia menjawab,"ya hal itu bisa aku pikirkan dulu". Bukankah berkata iya berarti telah setuju akan konskuensinya. Bukankah hal demikian malah telah membuat Si cowok melayang dengan angan-angan yang dirancangnya. Angan-angan yang pastinya berlawanan sebagaimana arah utara dan selatan. Bukankah hal demikian akan membuat hati Si cowok hancur berkeping jika cintanya putus di tengah jalan. Apakah hal ini malah membuat Si cowok mengukuhkan pendapatnya kalau dia hanya dipermainkan. Aku tak habis pikir alur pikirannya. Sungguh aku tak mengerti  akan sekenarioNya.

Tapi akupun tak bisa menyalahkan Si cewek. Sebab dia juga tak bisa berpikir dengan tenang dan leluasa karena dia "dipaksa" untuk menjawab pertanyaan yang seharusnya butuh waktu yang lama untuk memutuskannya. Dia juga dihadapkan pada situasi yang sulit. Kalau dia menolak, pastilah Si cowok akan kecewa. akan tetapi jika menerima, pastilah dia akan menanggung resiko atas apa yang diperbuatnya.

ya beginilah arus kehidupan. Aku tak tahu ada maksud apa dibalik ini semua.
Buat Si cowok, tabahlah. jika kau membawa cinta yang kudus, maka kau akan memetik kenikmatan akan mencintai. dan akan sebaliknya jika nafsu yang menguasai secara penuh.
Buat Si cewek, jangan menggantung harapan. Buatlah kepastian sesuai dengan kata hatimu, meski itu pahit dan membuat kecewa. Karena meski itu pahit, sejatinya itu adalah manis. Jika pandai mengartikan.

   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar