Kamis, 30 Desember 2010

Sekelumit "Love Story" Teman"ku

Berbicara tentang cinta berarti berbicara tentang kebahagiaan, jika dengan adanya cinta kita tidak mendapatkan kebahagiaan, maka kita belumlah menikmati nikmatnya cinta. Beberapa teman menceritakan love story nya kepadaku. Teman pertama adalah seorang cowok ngawi yang seperjuangan dan sejurusan. Ia mengatakan ,yang bisa Q baca dari sikapnya, bahwa cinta itu kesabaran untuk menunggu Si cewek, hingga ada kata "jika kita berjodoh, kita pasti akan disatukan". Benarkah demikian?? "Akan tetapi, jika tidak adanya usaha untuk saling berhubungan; baik lewat perantara media elektronik ataupun secara face to face atau bertatapan muka untuk mengenalnya lebih jauh, maka kapan cinta akan tumbuh dan kapan akan yakin kalau dia memang merupakan cinta yang selama ini engkau cari, teman". Q berpendapat. Keyakinan akan sikap sabar menanti jawaban darinya dan juga sikap apatisnya adalah modal dia tuk menyakinkan hatinya. Dia beranggapan bahwa sikap apatisnya merupakan sikap seorang sholihah. Padahal yang Q teu cewek sholihah itu cewek yang gak neko"{macam" tingkahnya} dan itu dapat dilihat dari baik buruk prilakunya. Entah dapat dari mana dia berpedoman demikian, apakah dari buku yang dibacanya atau dari pengalaman yang sudah dilewatinya. Q dan teman yang lain sempat memberi pendapat bahwa dia harus meminta jawaban akan kesediaanya Si cewek tuk bersama dia. "Jangan mau digantung seperti itu, itu hanya akan membuatmu membayangkan kebahagiaan yang semu belaka". Q menambahi. Q hanya tertawa dalam batin, tak tega Q wujudkan dalam kenyataan karena jika dia mengetahui, dia pasti akan kecewa. Teman kedua adalah pasangan yang Q mengenal akan keduanya, perpaduan antara darah ngawi dan sragen. Si cowok bersifat acuh terhadap Si cewek{tapi Q yakin dia penyayang}, tempramental dan terlalu cepat terkena virus stres sedangkan Si cewek bersifat manja{emang sifat cewek, Q kira}, suka jalan" dan sangat cinta mati terhadap Si cowok dan juga terlalu cepat stress. Dari segi virus stressnya mereka kompak, akan tetapi kekompakannya berwujud "missconnected". Mereka adalah pasangan yang telah mengikatkan hubungannya dalam tali pertunangan. Q kira mereka masih terlalu muda tuk mengikat tali pertunangan. Dengan jiwa mudanya mereka diterpa berbagai masalah, di antaranya "missunderstanding" yang digunakan Si cowok tuk menyulut pertengkaran, Ya meski hanya berupa neng" an. Akan tetapi neng"an mereka memakan waktu lama. Untuk kali ini, Si cowok membuat polah dengan mengajak cewek lain tuk menghilangkan setresnya. Sungguh sulit dipahami polah temanku ini. Sore tadi Q turut bahagia karena Si cewek sudah mulai bisa merelakan jika memang putus yang menjadi keputusan. Tapi Q berharap yang terbaik yang akan menjadi jalan mereka. Teman ketiga adalah seorang cewek ,adik kelas di MANela yang Q gak teu wajahnya seperti apa, yang menuntut ilmu di Semarang. Cerita cintanya agak menyedihkan karena orang tuanya tak menyutujui Si cowok untuk menjadi pasangannya, entah apa alasanya yang pasti mereka saling mencintai. Kemarin, dia bercerita bahwa dia telah bubaran{putus} dengan cowoknya. Dia mengatakan kalau dia tak bisa melupakan cowoknya, kemanapun selalu ingat padanya dan sulit tuk menghilangkannya dari fikirannya, sungguh cinta telah membuatnya gila dan setres. Akan tetapi, untuk saat ini dia menyibukkan dirinya dengan media elektronik; yaitu internet berupa face book agar dapat meghilangkan memori tentang cowoknya dari fikirannya. Ingat, ridho Ilahi tergantung ridho orang tua. Padahal dalam buku "Pangeran Bersarung", cinta adalah merupakan alat, jika tak pandai menggunakannya maka ia akan memperalat manusia dalam kesengsaraan, secara hakikat dan kenikmatan, secara kongkrit dan jika pandai menggunakannya maka ia akan melejitkan manusia dalam tingkatan yang tertinggi menuju Sang khalik. Semoga cerita cintaku tak seperti nasib Teman" ku. Sedikit memberi masukan, "cintailah mahluk ala kadarnya karena mahluk adalah tak kekal, tempatnya salah dan tak sempurna seperti khalik, dan Sang khalik akan jealous jika cinta kepada-Nya melebihi cinta kepada makhluknya, opo ra bingung kalo Sang khalik jealous kepada kita, mau idup dimana kita!!!". Semoga dapat mengambil hikmahnya..

Senin, 27 Desember 2010

Wejangan Mamakku

Perbincangan tersebut terjadi ketika kita(Q, mamake, dan bapake) berada di ruang depan di sore hari. Berawal ketika melihat temenku semasa Mts sedang menggendong anaknya. Mamake berkata,"ora usah rabi dhiesek, rabi kuwi gampang, sing angel kuwi ngrumati anak bojone... Ga usah nikah dulu, karena nikah itu gampang, yang rumit itu merawat anak istrinya". Sambil tertawa kecil kepadaku. Q ingin menggugat, tapi Q berfikir 2X untuk berbuat demikian, karena akan bertambah panjang lebar perbincangan yang sedang berlangsung. Jadi, Q hanya sibuk berbincang dalam hati. Dan Bapake yang berada di antara kita hanya terdiam tak ikut meramaikan pembicaraan. Q teringat perkataan temanku tentang "rizki itu tak usah dipikir, rizki itu sudah da yang ngatur". Perkataan tersebut bukanlah bertentangan dengan wejangan mamakku. Q yakin bahwa perkataan itu mengandung makna. Q pun pernah mendengar bahwa perkataan tersebut bukan salah akan tetapi akan salah ketika diterapkan untuk kehidupan orang awam seperti kita. Pedoman tersebut cocok untuk orang yang maqomnya tinggi. Q yakin benarnya akan pedoman tersebut. Sehingga Q menyimpulkan, bahwa Q disuruh untuk berpenghasilan terlebih dahulu oleh mamake agar tidak terabaikannya keluargaku kelak. Semoga akan selalu teringat wejangan yang diberikan oleh mamakku.

Sabtu, 25 Desember 2010

Bingung

Hari ini Q berencana untuk bertolak ke Solo di mana Q belajar. Berat, bener" berat buatku untuk kembali menuntut ilmu. Q merasa ada beban yang menggelantung di punggungku{jiah lebay bianget diriku} tapi hatiku gembira ketika mamake bapake mau mensponsori keinginanku untuk membeli laptop atau netbook. Q masih bingung ingin membeli yang mana, laptop atau netbookah. Yang jelas Q tidak ingin terlalu memberatkan keduanya dalam mensponsoriku. Dan sekarang waktunya tuk bersiap meluncur.

Jumat, 24 Desember 2010

Tahun Tak Seperti Tahun Sebelumnya

Malam Sabtu ini, cuaca cerah mendukung ramainya haul{biasa disebut khol} acara tahunan yang dimeriahkan oleh beberapa penjual dengan berbagai macam barang dagangan yang berada di sepanjang jalan depan rumahku dan juga para pembeli. Tahun ini, jalan tak hanya dipenuhi oleh para pembeli dan penjual akan tetapi juga dipenuhi bermacam" kendaraan yang beraneka ragam ukurannya seperti bus besar dan kecil, truck besar dan kecil dan sebagainya, karena jalan sluke yang termasuk jalur pantura menuju Surabaya mengalami rusak parah, tak teu secara pasti apa sebabnya yang pasti kendaraan apapun yang bertujuan Surabaya dialihkan jalurnya melewati desa tercintaku. Sebenarnya, acara puncaknya adalah hari ke 23 Suro. Seperti biasanya sebelum acara puncak jalan sudah ramai ketika malam hari. Malam ini tak seperti malam kemarin yang dibasahi rintik" hujan setelah ashar hingga larut malam sehingga jalan hanya dipenuhi kendaraan. Suka tak suka, inilah keadaannya. Keadaan yang tak seperti tahun" sebelumnya. Sayang seribu sayang, Q tak bisa tinggal lebih lama hingga acara puncak nanti.

Rabu, 22 Desember 2010

Pemahaman Menggelikan

Q tertawa terkekeh-kekeh ketika disodorkan sms berisi hadist yang intinya tentang "jangan beristighosah{meminta pertolongan} kepada Nabi akan tetapi kepada Sang Khalik" yang Q kira itu salah jika dikirimkan ke temenku. Q ingin marah, akan tetapi Q berfikir, untuk siapakah marahku ini. Jika untuk dia, Q yakin itu bukanlah tindakan yang tepat karena dia memang belum mengetahui apa yang sebenarnya terkandung dalam hadist tersebut. Q sungguh tak teu alasan sebenarnya kenapa dia mengirimkan sms tersebut. Entah karena rasa benci atau karena berdakwah ingin menyelamatkan dia dari "kesesatan". Akan tetapi 99%perasangkaku adalah yang pertama, ya dengan melihat berbagai signal-signal yang sangat mencolok. Semoga saja prasangkaku benar meski Q teu itu adalah prasangka jelek. Q tak memungkiri kebenaran hadist tersebut, yang Q sesalkan kenapa dia mengirimkan sms kepada temen yang Q kira sudah paham betul dengan isi hadist tersebut. jika dia mau menulusuri lebih jauh tentang arti yang sebenarnya tentang hadist tersebut, baik dengan cara bertanya kepada "pelakunya" ataupun ahlinya, Q kira peristiwa di atas tidak akan pernah terjadi. Q kira, celotehan kemarin akan sangat berguna bagi keanekaragaman yang ada, tapi semua itu hanya dalam fikiran saja. Meskipun Hadist sama, pasti tetaplah muncul perbedaan dalam pemahaman. Dan pemahaman akan berada pada kemelencengan jika tidak dilatarbelakangi dengan pendidikan tentang ilmu yang mendukung. Ampuni hamba, yaa robb....

Senin, 20 Desember 2010

Sudahkah Tidurmu Berkualitas??

"Tidur yang berkualitas adalah tidur yang tidak ada mimpi di dalamnya, juga tidak nge-lindur", dia mengutip pendapat seseorang. Dia menjelaskan,"Kenapa bisa beranggapan demikian, karena dengan tidak sengaja, orang yang bermimpi dalam tidurnya telah mempekerjakan otaknya untuk bekerja dan akan berdampak pula pada fisiknya, jadi dalam tidurpun dia masìh berfikir padahal aturannya{menurut ahlinya, ya'e....ahihii} tidur adalah istirahat bagi semua anggota tubuh termasuk otak. Contoh; ketika orang bermimpi dikejar anjing, maka dia akan lari sekencang-kencangnya untuk menghindarkan diri dari cokotan anjing tersebut. Akibatnya, ketika dia terbangun, maka dia akan mandi keringat karena lari ketakutan dikejar anjing. Jadi, tidur tidaklah cukup dengan hanya memejamkan dan mengistirahatkan mata jua anggota tubuh, akan tetapi sangat diharuskan untuk mengistirahatkan otak untuk berfikir, ya meskipun hanya dengan 5 menit agar tercipta ide'' yang cemerlang di saat terbangun". Jangan bermimpi dan nge-lindur ketika tidur agar tidurmu itu berkualitas dan dapat menghasilkan ide" yang brilliant dan jangan terlalu banyak tidur, ahahaha. Q kira mimpi dan nge-lindur bukanlah kesengajaan yang dilakukan oleh Si petidur. Sekarang Q baru mengetahui dan menyadari bahwa perkiraanku itu adalah benar adanya. Pertanyaan yang masih menggelantung adalah kalau bermimpi dan nge-lindur yang tidak disengaja saja tidaklah berkualitas maka bagaimanakah mimpi yang direncanakan?!?? Pastilah amat sangat tidak berkualitas, Ahahahaha. Bagaimana dengan tidurku yang selama ini, berkualitaskah?? Dan bagaimana dengan tidurmu...?

Rabu, 15 Desember 2010

9&10 Suro

Tanggal 9&10 Suro adalah ladang bagi manusia yang memburu pahala amalan sunnah, karena Allah memuliakan diantara keduanya. Di hari itu pula disunahkan berpuasa. Untuk tanggal 9, Q absen tuk merincikan karena Ahad kemarin Q absen mengikuti ta'lim{indo: ngaji} mingguan. Kemaren malam adalah malam 10 Suro yang diperingati dengan sholat sunnah empat rakaat ,dua kali salam, dengan perincian membaca fatehah dan Surat al ikhlas 51X. lalu dilanjutkan membaca hasbunallah ni'ma al wakil..... 70x dan yang terakhir ditutup dengan do'a. Para jama'ah melaksanakannya setelah mendapatkan instruksi dari bapak yang disampaikan setelah sholat maghrib berjama'ah. "kalau masalah jumlah, ga usah khawatir, dibaca semampunya saja boleh satu, tiga, lima dst yang penting ganjil" beliau menuturkan agar jama'ah tidak merasa berat tuk melaksanakannya. Beliau menambahi,"waktu antara maghrib dan isya' adalah salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa". Di antara keutamaan" tanggal 10 Suro adalah hari dimana Adam diciptakan, Nabi Daud bertaubat, Nur Muhammad diciptakan dan masih banyak lagi. Q sungguh beruntung, karena Q masih bisa bersentuhan dengan dunia spiritualitas. Berbeda dengan pendapat teman bahwasanya di kos, kamu akan lupa nilai" Agama. Akan tetapi, di sini Meskipun Q tinggal di Kos akan tetapi nilai" spiritualitas di sekitar masih terasa kental sehingga Q tidak lupa akan ajaran Agama melainkan bertambah lebih banyak. Setelah isya' ,atas sedekah para jama'ah yang ikhlas, hidangan dan minuman ala kadarnya yang disiapkan oleh jama'ah siap untuk disantap. Di sini Q mendapatkan dua keberuntungan yaitu keberuntungan dunia yang berupa bubur dan keberuntungan akhirat yang semoga A££ah menerima amal perbuatanku.

Minggu, 12 Desember 2010

Kombinasikan Antara Roja' dan Khauf

"Raja', khauf, raja', khauf, raja', khauf, kamu tu harus menjadikannya satu ,dua" nya harus bebarengan, jangan dimenangkan salah satunya, karena hidup tidak akan seimbang. Lha kok bisa??? Ya bisa nhu, kalau hanya Roja' yang kamu miliki maka kamu pasti nggleleng{indo: seenaknya} menjalani hidup dan dalam berbuat maksiat, kenapa?? Karena kepositifan berfikir jika Tuhan akan menerima taubat kita, jadi kita berbuat seenaknya saja tanpa beban tidak akan ditolaknya tobat kita. Itulah akibatnya jika hanya punya Roja', Lha kalau khauf thok, juga berbahaya.. Lha kok bisa??? Ya karena kita bisa setres dengan terlalu berlebihny kita akan dosa yang telah kita perbuat dan hidup itu terasa menjadi penuh beban, karena kenegatifan pikiranmu terhadap Tuhan yang tidak mungkin menerima taubat atas besarnya dosa perbuatan yang telah kamu lakukan, pikirmu. Maka dari itu sintesiskan antara keduanya, agar balance menjalani hidup" beliau bertutur. Memang Q mengakui bagusnya wejangan{indo: nasehat} yang diberikan, Akan tetapi, Q tak yakin untuk bisa melaksanakannya dengan ajeg{indo: istiqomah} untuk saat inie. Pada hal Q tahu itu adalah sifat terpuji. But i wish i could...
God, forgive me, please!!!! Ya ya ya ya

Do'a Yang Semoga Tak Menghanyutkan

"Anta rojul al-barakah" Q merasa tersanjung ketika ada yang berkata demikian. Pada hal Q hanya berbuat ala kadarnya, tidak terlalu berlebihan. Bermula dari pengcopian video tentang "Qoryah thoyibah dan tausiyah Habib novel" dari flashdisk mungilku ke laptopnya. Q kira dia salah kirim sms{ttg Anta rojul al-barakah}, akan tetapi setelah Q kroscek ke dia, dia berkata kalau sms itu memang untukku bukan untuk yang lain. Jiah bahagianya hidup ini{halah, lebay bnget ya diriku inie} jika banyak yang mengucapkan demikian {Jadi terasa berat kepalaku inie, gara-gara ucapan tadi, ahihihihi} Berharap semoga tidak terhanyut dan puas dengan apa yang telah Q perbuat dan semoga saja benar" menjadi berkat{ bahasa asli adalah barakah} umurku inie. Ya apa daya, Q hanya seorang hamba yang mencoba mengikuti arus{sok bijak temen Q inie}

Nikmatnye bersholawat bersama

Gemuruh riuh ramainya alunan sholawat Al-Barzanji para jama'ah yang diiringi tabuhan rebana yang penuh semangat kemarin malam, terasa masih teringat jelas dalam MMC ku. Entah karena teringat porsi nasi kecil yang disajikan atau teringat terhadap semangat ketika membacking vokal pembacaan sholawat bersamaan dengan para jemaah lain. Bukan karena tak tahu pengertian bersyukur, akan tetapi jika untuk porsi anak-anak kos itu sangatlah kurang{berdasarkan jejak pendapat beberapa teman}. Peristiwa itu dilaksanakan berkenaan dengan telah lahirnya cucu adam berjenis kelamin perempuan alias cewek yang diberi nama Nabila Nur Az-Zahra dari pasangan Agus Waluyo dengan Siti Juwairiyah yang merupakan tetangga dekat kami{Q n temen" kos}. Q melihat guratan kebahagiaan tertempel di wajah mereka{Haduwh, jadi ikut bahagia nie, ahihihihi} setelah diselesaikannya potong rambut si jabang bayi. Aqiqoh ,yang diserap dari bahasa Arab, itulah nama dari peristiwa tersebut. Umumnya, Ia dilaksanakan ketika si jabang bayi berumur seminggu. Teringat keterangan kyai H. Aminuddin Ihsan bahwasannya jenis kelamin tidaklah mengurangi jumlah kambing yang disembelih, entah laki-laki ataupun perempuan. 2 bagi bayi laki-laki dan 1 bagi bayi perempuan adalah merupakan anjuran. Dalam buku Pangeran Bersarung dikatakan "kito kuwi orang jawa, yo tak usah gunakke nama sing kearab-arab'an atau kebarat-baratan. Nang jawapun banyak nama yang bermakna sebagus nama Arab. Tunjukkan kalau kita orang jawa dengan cara gunakke nama jawa" akan tetapi, Q yakin jika nama yang disematkan terhadap si jabang bayi tersebut sangat bermakna, bukan alasan hanya karena nama tersebut diimpor dari Arab akan tetapi karena mengetahui makna yang terkandung dalam nama tersebut. Semoga menjadi anak yang sholehah, berbakti terhadap kedua orang tua, nusa dan bangsa.

Jumat, 10 Desember 2010

Petualangan KKLku

Pukul 07:30, melenceng dari jadwal yang telah ditentukan, yaitu pukul 06:00, kita berangkat ke Salatiga dan Semarang untuk melaksanakan KKL(kuliah kerja lapangan ya jika diplesetkan menjadi kolo-kolo lungo, hahaha). Panitia KKL membagi kita(para mahasiswa) menjadi beberapa kelompok, setiap kelompok terdiri dari 10 mahasiswa dan setiap kelompok diharuskan mencari data tentang sekolah tersebut; Baik data tentang management kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana dan lain-lain. Posisi tempat duduk telah ditentukan oleh tim panitia, dan aku mendapatkan tempat duduk di bus 1 dari 5 bus yang tersedia. Dalam bus tersebut, aku berebutan dengan teman yang lain untuk mendapatkan tempat duduk di belakang. Akhirnya, aku mendapatkan posisi yang aku harapkan yaitu pojok belakang. Dalam perjalan menuju sekolah Semesta ,tempat tujuan yang pertama, semarang, kami disambut dengan cerita-cerita konyol yang disampaikan oleh pemandu yang disediakan biro perjalanan. Selanjutnya, kami dihibur video-video lagu yang sedang hits di kalangan masyarakat. Sebelum masuk semarang kita ditunjukkan pemandu tempat-tempat wisata rohani(bermakna negatif). Sekitar pukul 10.00, kita tiba di SMP SMA SEMESTA. Setelah itu kita digiring menuju bioskopnya SEMESTA untuk mengikuti presentasi yang disampaikan oleh kepala sekolah. Setelah presentasi kita diharuskan mencari data yang telah ditugaskan oleh panitia KKL. Kita(kelompok 1) mendapatkan tugas untuk mencari data tentang management kurikulum. Setelah berputar-putar ria, akhirny kita menumukan waka kurikulum dan mendapatkan apa yg kita butuhkan. Di dalam bus, kita mendapatkan jatah makan siang berupa paket nasi Kfc dan sekaleng fruit tea. Sungguh, pasangan yang tak cocok. Setelah menyantap makan siang yang disajikan, kita pamitan dan siap untuk meluncur melanjutkan petualangan KKL. Tujuan kedua adalah masjid agung semarang. Di sana, kita hanya diberi waktu satu hingga dua jam oleh panitia untuk melaksanakan sholat, menikmati suasana dan juga ber foto-foto ria. Pun demikian, kita berada disana melebihi dari yang diinginkan panitia. Kisah selanjutnya, kita meluncur ke QORYAH THOYIBAH Salatiga. Dengan rintik-rintik air hujan, akhirnya sekitar maghrib Kita tiba di sana. Karena cuaca....

Rabu, 08 Desember 2010

Nikmatnya Hikmah hari inie

"Luar biasa!!!" seperti layaknya perkataan motivator ketika menemukan sesuatu yang "wow". Aku pun jua demikian, ketika mengikuti agenda "ngaji kitab" rutinan {halah sok rajin'e diriku inie, ahihihi} yang diasuh oleh kyai H. Aminuddin Ihsan dan di laksanakan setelah sholat maghrib di masjid darussalam sebelah selatan kos di mana aku menetap. Dalam Ta'lim tersebut, membahas bab tentang "hadist ...kullu bid'ah...". Apakah benar kata kullu hanya mengandung satu makna thok?? Dan apakah kata kullu dimaknai "semua"???
Ternyata tidak, kata kullu mempunyai dua makna yaitu semua dan sebagian. Dan dalam kalimat tersebut dimaknai sebagian bukan semua, jadi semua bid'ah itu tidak sesat akan tetapi sebagian ada yang sesat dan sebagian lagi ada yang tidak, ada kalanya bid'ah itu malah dianjurkan seperti; sholat tarawih berjama'ah, dua adzan ketika akan melaksanakan sholat jum'at dll. Itu semua adalah hasil ijtihad Sayyidina Umar.
Dan jika hal itu merupakan bid'ah{sesat}, berati sahabat umar telah melakukan penyelewengan tentang ajaran Rosul saw nau'dzubillah. "Ya kalau kalian ingin tahu kok bisa seperti itu, berarti kalian harus mempelajari balaghah{ilmu ke- bahasaan} di situlah kegunaan ilmu tersebut" ujar sang kyai.
Selain itu, beliau juga mengatakan, mengutip dari gurunya ,syekh mutawalli sya'rowi,"jika kalian ingin mengetahui proses terjadinya manusia, maka perhatikanlah orang yang akan mati" beliau melanjutkan penjelasanya,"ya karena dalam sakaratul maut itulah, nyawa manusia diambil". Aku mencoba tuk membayangkannya. 
Ketika berada di akhir pengajian beliau berpesan,"ada 3 orang yang akan tetap utuh jasadnya ketika mati yaitu; orang yang mati syahid, orang yang hafal Al-qur'an dan yang ketiga adalah yang sering dilupakan oleh kebanyakan orang yaitu; muadzin yang setia tuk mengumandangkan adzan tanpa meminta bayaran, tapi kalau dikasih ya diterima, kelakarnya". Entah dari mana beliau menghubungkan dengan kalimat sebelumnya. Tapi, itulah beliau dengan ke-khasannya yg selalu bercerita, yang selau ada hikamahnya, kemana-mana ketika menjelaskan materi. Yang pasti bagiku adalah aku bisa mengambil hikmah dan mengaplikasikannya, semuga.....

Senin, 06 Desember 2010

Tak Terbayang Kalau Begini Berakhirnya

"Pengecut!!!!" Q terkaget ketika membuka inbox efbe ku. Tapi segera Q kendalikan polahku, ketika Q tau siapa yang mengirim pesan tersebut. Padahal, Q sudah menjelaskan kepada dia kenapa Q menjauhinya, tapi kenapa malah jadi kayak gini. Q jadi teringat perdebatan kecil antara Q dan dia. "ya sebenarnya Q jua suka dirimu, tapi ya mau gimana lagi. Q tak siap tuk married, toh juga orang tuamu sudah menjodohkanmu dengan orang jawa timur."Q berusaha menjelaskan. Dia berkata,"tapi Q pengennya kamu, dan Q itu gak setuju juga ga mau married dengannya, mbok dirimu wae yang nglamar". "terus apa yang bisa Q tunjukkan dan Q andalkan ke orang tuamu agar mereka percaya kalau Q siap tuk married, penghasilanpun Q tak punya kok malah nyuruh Q nglamar dirimu. Toh Q jua yakin kalau mereka tak akan setuju n Q jua belum kefikiran tuk married tuk saat inie. Cobalah dirimu fikirkan," Q membuat alasan. Dia berkata,"poko'e Q kan pertahankan cintaku, meskipun orang tua ga' merestui, Q akan menerjangnya". "hust, Gusti Allah kuwi ridho kalau orang tua ridho.",Q menasehati. Sudahlah, kalau emang kita bener" jodoh, kita pasti akan bertemu suatu saat nanti", Q menambahi. Mungkin, kata tersebut muncul karena jealous ketika kemarin siang dia melihatku bersama cewek laen. Yaw semuga saja dia bisa lebih dewasa dengan adanya peristiwa inie. Ma'f jika Q membuat banyak kesalahan kepadamu.

Sabtu, 04 Desember 2010

Sueneng Atau Kueselkah,,?

Jian tenan, dengan adanya KKL{kolo" lungo, plesetane} yg dilaksanakan hari inie sungguh membuat campur aduk perasaanku. Ada rasa seneng, sebel, kesel de el el. Menurut planing, kita berangkat jam 06.30.. Akan tetapi ya seperti kebiasaan dan kebudayannya orang indonesia ,yang sudah menjamur, yang pastinya adalah selalu "ngaret". Sungguh mengecewakan, jikalau budaya tersebut dibudidayakan dan dilestarikan diantara kita. Pada Perjalanan pertama, kita mengunjungi sekolah smp sma SEMESTA . Sekolah swasta yang terletak di gunung pati, semarang. SEMESTA berada dibawah yayasan yg bekerja sama antara indonesia dan turki. Disinilah sekolahnya orang kaya, karena untuk dapat sekolah disini kita harus merogoh kocek yang banyak. Memang, kwalitasnya tidak bisa dipandang dengan sebelah mata, dengan banyaknya prestasi baik bertaraf internasional maupun nasional yang didapat. "Sekolah ini adalah sekolah internasional, akan tetapi berstandar nasional" tutur waka kurikulum. Berbeda dengan QORYAH THOYIBAH, sebuah desa yang terdapat sekolah. Sekolah non formal, Dimana skill dari siswa dimunculkan dan diexplorkan. Jadi siswa bebas untuk melakukan sesuatu yang diharapkan. Disini juga tidak membutuhkan ijazah. Sekolah untuk orang kalangan sedang dan bawah.
Berikutnya, perjalanan dilanjutkan ke tujuan yang kedua yaitu masjid agung semarang baiturrahman. Disana kita berfoto" ria dengan beraneka macam gaya, ya begitulah gaya orang desa ketika berada d kota, Ahihihihi

Kamis, 02 Desember 2010

Kalau Memang Jodoh Tak Akan Lari Kemana

Kelompok 1, yang beranggotakan 10 mahasiswa/i sekelas dengan nomor absen satu hingga sembilan, yang satu diambilkan dari kelas VD. Dalam kelompok ini aku dipaksa memerankan menjadi ketua. Karena aku keluar beberapa saat untuk mengambil uangny bu kOs d ATM, jadi ketidak hadiranku ketika pemilihan ketua dimanfa'atkan mereka untuk menunjuk aku sebagai ketua dan akupun tak bisa menolakny. Sungguh tak adil memang, tapi memang beginilah adanya, Tapi hal inilah yang membuat semakin dekat antara satu dengan yg lainnya. Kita mendapatkan tugas untuk mengerjakan tema yg pertama yaitu "Manajemen Kurikulum". Pembekalan yang dilaksanakan kemaren menyisakan tawa, senyum, dan sorak-sorai yang ditujukan kepadaku karena aku duduk bersebelahan dengannya. Memang aku akui, dulu aku sempat menaruh hati padanya, tapi untuk saat ini aku buang jauh" perasaan tersebut. Jangan tanya kenapa, karena aku jua bingung penyebany apa. Seorang teman ,"R" inisialnya, menunjukkan "kejelousannya" {bo'ongan} dengan mengirim smz "kang paid, jow cedak", aku jeolous" dg sedikit senyum dan juga tertawa{dalam hati} aku membalas,"dah ikhlaskan saja, toh sekarang dah ngrasa senang dan nyaman duduk bareng bersama mamase thow!!!" di akhir sms q tulis "memang kalo jodoh larinya gak akan kemana, ahihihi" ya aku cuma berharap apa yang terbaik, kalo memang jatuh hati yang kedua adalah yang terbaik {jiah,,,,ngarep buanget kang, ahìhíhìhì} ya dilanjutkan nhu, tapi kalo tidak, tetap tak jadi masalah bagiku "asalkan tuhan masih sayang padaku"
{sok berjiwa besar diriku inie} tak apalah, cuma tuk menghibur diri kog.

Rabu, 01 Desember 2010

Perkataan Mencerahkan

Memang benar statemen cak Nur tentang,"bangsa kita itu belum siap dikritik dan mengkritik, maksudnya bagaimana, ya kalau ada yang dikritik, kritik tersebut dianggap sebagai hinaan, celaan, cibiran dsb bukan sebagai kritik yang membangun yang dapat diambil hikmahnya dan juga pelajaran yang pastinya berguna untuk ke depannya, dan belum siap mengritik maksudnya bangsa kita tidak mau repot" ngurusi yang laen, cukup urusanny sendiri saja yang buat dia disibukkan dan dipikirkan." Setelah memahami statement tersebut, Q merasa kritik tadi malam ,dari teman yang memotivasi Q untuk menulis, adalah kritik yang benar" membangun untuk kedepannya. Akhirny Q memutuskan untuk mengubah gaya menulisku yang alay, terlalu singkat", sok gaul dan agak membingungkan pembaca untuk memahami dan mengerti isi dari tulisanku tsb. Dia berkata,"tulisan itu untuk dipahami dan diketahui informasi apa yang sebenarnya disampaikan oleh si penulis" "dan satu lagi untuk menghibur si pembaca", dia meneruskan. Q hanya bisa ketawa{atas kejahilanku} dan agak malu karena ada dua temannya yang aku tidak mengenalnya secara grapyak {akrab} mendengarkan pembicaraan kita dan juga mengambil hikmah dan semoga dapat mengaplikasikan dari apa yang disampaikannya. Ambil hikmah sejenak peristiwa yang semoga Q dapat bermanfaat, semoga