Minggu, 30 Januari 2011

Inilah 8 Manfaat Memiliki Wajah Kurang GANteng!!! masuk dehhh


Diposkan oleh Ahmad Sahid di 08.44
Tenang semua itu ada hikmahnya kok, yah begitulah nasihat yang seharusnya diberikan pada orang-orang yang wajahnya "kurang baik alias gak tampan" (saya termasuk kali hehe). karena gak semua orang gak tampan itu dirugikan,, nah supaya kita bersyukur atas kejelekan wajah kita ini 8 keuntungan menjadi orang yang gak tampan..

Saya rasa tidak ada orang yang ingin dilahirkan jadi orang jelek karena semua ingin lahir dengan rupa yang baik dan setelah besar tumbuh dan berkembang menjadi orang yang cakep yaitu kalau laki-laki itu ganteng dan kalau perempuan itu cantik. Tapi apa mau dikata kita tidak bisa memilih dan penampilan merupakan anugerah dari Sang Maha Kuasa.

Sebenarnya orang yang memiliki wajah atau penampilan yang relatif jelek itu tidak selalu membawa berkah karena semua ada hikmah atau keunggulan tertentu yang belum tentu bisa diraih oleh orang yang berpenampilan relatif baik. Diantaranya yaitu :

1. Tidak Banyak Gangguan Untuk Mengembangkan Diri

Orang yang berwajah jelek dan biasa saja punya banyak waktu luang untuk pengembangan diri karena tidak banyak gangguan dengan pacaran, dikejar penggemar, digoda lawan jenis, ditawari jadi foto model, kerja part time yang mengumbar kelebihan fisik, dan berbagai gangguan lain akibat keunggulan fisik. Terdapat waktu banyak untuk belajar dan berkarir labih serius untuk mempersiapkan masa depan yang akan dijalani nanti.

2. Tidak Mengalami Patah Hati Yang Serius

Kalau selama remaja tidak memikirkan masalah pacaran maka tidak mungkin ada rasa sakit hati karena diputuskan pacar, dikhianati pacar, rasa cemburu buta, dan lain sebagainya. Paling-paling hanya iri sama orang lain karena jomblo dan cemburu karena lawan jenis yang kita suka mesra dengan orang lain.

3. Mendapat Jodoh Yang Serius Dan Baik
Jika serius menggarap masa depan dan akhirnya mendulang sukses, pintar serta kemapanan maka tidak mungkin jodoh akan datang sendiri karena dari sisi bobot bibit bebet terpenuhi bobot dan bebet. Dengan kondisi sukses maka orang jelek bisa memperbaiki penampilan diri dengan uang yang melimpah sehingga memperbesar mendapat pasangan yang berkualitas baik. Tetapi jangan terlalu mengharap yang high quality karena cukup pandai dan baik saja itu sudah cukup untuk membentuk keluarga yang bahagia. Tidak perlu dapat jodoh yang cakep di fisik saja karena justru bisa menimbulkan masalah jika orang itu tidak memiliki itikad baik dan juga terlalu lugu / polos.

4. Lebih Bisa Menjaga Kesucian (Keperawanan / Keperjakaan)

Orang yang jelek / biasa yang memiliki iman yang kuat kurang dilirik lawan jenis untuk diajak melakukan seks bebas sehingga banyak terhindar dari perbuatan dosa, dari pergaulan bebas yang salah jalan, dari pengaruh ajakan narkoba, rokok, minuman keras, dsb. Setelah dewasa pun akan punya rasa percaya diri dan nilai lebih dari orang yang terjerumus pergaulan sesat. Orang yang jelek atau biasa saja bisa juga terjerumus jika tidak punya iman hanya sebagai orang yang diperalat oleh lawan jenis untuk pemuas nafsu, pemorotan uang, dll. Yang pasti setelah dewasa dan sadar orang jelek / biasa akan lebih menyesal dari yang berpenampilan oke.

5. Punya Banyak Kesempatan Untuk Mencengangkan 
Orang LainOrang yang mukanya biasa ke bawah biasanya kurang diperhitungkan dan dianggap masa depan akan biasa-biasa atau di bawah standard. Namun jika serius menggarap masa depan dan berhasil maka orang yang menganggap rendah kita akan tercengang hebat dan iri. Para lawan jenis pun dari yang acuh bisa berubah menjadi suka karena kepandaian dan kesuksesan yang telah diraih dengan kerja keras hasil banting tulang sendiri.

6. Minim Gangguan Setelah Berkeluarga

Orang yang memiliki muka yang jelek dan biasa umumnya kurang dilirik oleh pihak luar yang dapat menghancurkan koharmonisan rumah tangga yang sedang berjalan. Yang ada mungkin pihak luar yang hanya suka dengan harta yang dimiliki oleh keluarga itu. Dengan begitu bagi orang jelek / biasa yang pandai dan beriman, rintangan hidup semacam itu tidak akan diindahkan.

7. Meminimalisir Berbagai Tindak Kejahatan / Kriminalitas Seksual

Memiliki wajah yang dianggap bagus akan membahayakan kita ketika masih kecil dan remaja yang umumnya memiliki pemikiran yang polos. Ada banyak orang dewasa yang suka memangsa anak di bawah umur serta orang dewasa yang senang menjerumuskan pemuda pemudi abg ke lembah hitam. Memiliki anak yang secara umum dinilai cakep akan lebih membuat kita waswas karena akan lebih aktif dalam menarik rasa suka dari teman sebaya maupun yang lebih tua. Jika tidak diawasi dan dibekali dengan baik, masa depannya bisa hancur berantakan dalam sekejap.

8. Lebih Dihargai Karena Kemampuan Murni & Keimanan

Seseorang yang cerdas / pandai dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki serta memiliki keimanan yang baik di sisi agama sehingga memberikan sumbangsih yang besar bagi masyarakat umum akan jauh lebih dihargai oleh orang lain dan juga Tuhan. Berbeda dengan orang yang cakep secara fisik namun otaknya biasa dan perilakunya kurang baik di mata masyarakat. Mungkin orang segan kerena dia cakep tapi di belakang akan dicemoh. Orang jelek yang bodoh akan sangat berbahaya di masa depan, karena akan kalah bersaing dengan orang cakep yang bodoh. Tetapi orang jelek yang cerdas akan bisa memiliki ribuan anak buah yang cakep-cakep.

Selasa, 25 Januari 2011

24 Januari 2011

"Bukannya Q pengecut tuk mengambil keputusan, akan tetapi Q tak berani tuk menggantungkan dirimu kepadaku. Q pun belum siap tuk memikirkan hal-hal yang serius, seperti menikah karena Q pun masih mengingat  jelas wejangan mamakku yang masih melekat di memoriku. Dan pastinya, Q masih berkeinginan tuk bebas. Q pun mengira perjodohanmu dengan Si dia telah berakhir sebagaimana yang diharapkan oleh keluarga".
Semalam, janjinya tuk menghubungikupun di tepatinya. Jam sembilan lebih sedikit, hape ku mengumandangkan ringtone kesukaanku, dung, dung, dung, panggilan kepada pemilik hape ditunggu di kuping kiri segera 3x,.Q berharap, dia tak membicarakan masalah yang kemarin.Harapan tinggallah harapan, bisa menjadi kenyataan bisa tidak,. Dia mengungkitnya kembali, hingga Q bingung harus berkata apa untuk tidak menyakitinya. Tiba-tiba, Q langsung teringat kata-kataku ketika Q menasehati temanku. "Semanis apapun kata yang keluar dari mulut, jika itu mengecewakan hatinya, pastilah dia akan tetatp kecewa denganmu". Memang benar demikian, dia memarahiku hingga Q tak bisa berkutik, ya meski hanya sejengkal. Q menawarkan hubungan kakak dan adik, tapi Q kira kamu tak tertarik akan tawaranku. Q menyayangkan sifatnya yang seakan-akan Q adalah satun-satunya lelaki yang ada di dunia ini dan sifat egoisnya untuk harus memiliki sesuatu yang dia inginkan. pada hal, laki-laki di dunia itu sangat banyak dan tentunya lebih baik, tapi begitulah kalau sudah cinta, tak mungkin memandang objek lain dan tidak semua apa yang kita inginkan sesuai dengan keinginan Tuhan, bukannya Tuhan tak sayang kepada kita karena tak mewujudkan keinginan kita, akan tetapi pasti ada yang lebih baik yang menunggu kita di sekian kilometer. Q berharap setidaknya kau tak membenciku dan menerima tawaran yang Q ajukan.  
Cobalah untuk menyelaraskan keinginan Tuhan dengan keinginanmu, agar hidup ini lebih enak untuk di jalani, jangan sebaliknya. Seperti kata-kataku kemarin, cintailah makhluk ala kadarnya, jangan melebihi cinta-Nya kepada khalik, sehingga suatu saat jika ada ketidak cocokan, kita bisa dengan mudah tuk melupakannya. 
Aku tak ingin berjanji, karena hal itu akan menyakitkanmu jika Q tak mewujudkannya. 
Percayalah, jika kita berjodoh, pastilah kita akan dipertemukan.  
ya beginilah Q, pandai tuk memberi nasehat tapi tak pandai tuk mengaplikasikannya...  
maafkan Q ya...

Minggu, 23 Januari 2011

Menjadi Lebih Dewasa

Jelas sudah statusku kini. Dia telah berkata tidak untuk menyukaiku. Spontan, Q kaget akan jawabnya. Benar-benar di luar prasangkaku. Terbesit untuk tak menerima kenyataan ini, akan tetapi, syukur alhamdulillah, Q diingatkan oleh Sang pencipta bahwa manusia tak punya hak prerogatif tuk memaksakan kehendaknya, meski itu baik. Badanku panas dingin, ketika Q tergelincir dalam hal mencitai manusia. Apa Q terlalu mencintainya dan Tuhan cemburu akan tingkahku, atau Q terkena penyakit flu babi, tapi kayake dah ga musim kali yaw, hahaha.
Q sangat berterima kasih kepadanya karena Q disadarkan dari tidur lamaku, selalu memaksakan apa yang selalu diinginkan,. Meski tiada kata suka darinya, tapi Q tetap menyukainya. Pun, Q juga yakin anda pasti menganggap bahwa Q telah bertindak bodoh, membuang waktu dan beranggapan bahwa cintaku bertepuk sebelah tangan. Mungkin itu benar, tapi Q berpandangan lain bahwa untuk mencintai tidaklah harus dicintai karena ada kemungkinan kita tak sesuai dengan kriteria yang diharapkannya. Q berkata padanya bahwa, "Biarkanlah Q mencintaimu dan tak perlu kau rubah keputusanmu tuk menyukaiku, karena Q sudah cukup senang untuk menyukaimu." untuk pembaca, tak perlu anda kasihan kepadaku, karana Q menjadi lebih dewasa, mencoba menghibur diri, hahahahhaha,.  

Kamis, 20 Januari 2011

Awal Hariku Yang Indah

Hujan lagi dan bocor lagi, keadaan seperti semalam terulang kembali. Akan tetapi agak sedikit berbeda dengan semalam. Perbedaannya adalah tidak ada trouble dalam jaringan koneksi internet. Dan semoga tidak terulang kembali hal tersebut. Siang tadi, setelah menggantikan operator lain, ada seorang pelanggan yang ingin ber-internetan secara gratis tanpa diketahui oleh operator. Teknik yang digunakannyapun berbeda dengan yang sudah-sudah. Hal ini tentu membuatku jengkel. Dan lebih mengherankan lagi ketika Q ingatkan, dia malah berpura-pura tidak tahu atas apa yang diperbuatnya, tambah nganyelke, terpaksa Q harus mengusirnya, tapi dengan nada yang halus karena Q tak bisa marah.Lebih parahnya lagi, ketika dia mau keluar, dia berucap istighfar. entah apa sebabnya, apa memang tampangku  tampang yang gampang untuk dikibuli ,diapusi, entahlah, yang pasti, sebenarnya dia adalah orang baik dan mengetahui apa yang diperbuatnya. Q yakin akan hal itu. Nyambut gawe memang susah susah gampang. Sungguh, tak seperti yang Q bayangkan. Kemarin, di saat Q melambungkan anganku, mengkalkulasikan fee yang akan Q dapat, kalau Q mampu bertahan 3-10 bulan. Akan tetapi, impianku dikaburkan oleh kenyataan yang pahit yang baru Q rasakan, mulai dari diomelin pelanggan karena lemotnya koneksi atau kesalahan teknis pada unit komputer, seringnya trouble pada koneksi iternetnya hingga basah karena kecucuran air kalau hujan. Sungguh lengkap apa yang Q rasakan, tapi Q tetap berpgang kuekeh, kuat, kalau Allah itu Maha Adil. Semoga ini menjadi awal yang indah untuk selanjutnya.  

Rabu, 19 Januari 2011

30 Hari Semoga Menyenangkan

keyakinannya tuk memutuskan "30 hari bersama kakak pertama" mungkin jalan yang terbaik dan semoga menjadi yang terbaik dan Q pun berharap agar kamu dapat merubah sifatnya.Sungguh Q pun tak ada rasa nyesel, karena memang tak ada rasa "spesial" kepadanya. Jika rasa sayang, cinta, dan kasih pastilah ada, karena kita adalah manusia yang diberi rasa tersebut oleh Sang Khalik agar saling menyayangi, mencintai, dan mengasihi. Begitulah Rahman Rahimnya Allah kepada manusia, sangatlah meluas.Mungkin, itu adalah keputusan yang diambil karena ikatan batin yang mengikat antara keduanya, mosok iyow sih, (kayak'e gitu, hehehe). Ingin Q menulis banyak, tapi tak ada ide di otakku ini tuk ditulis,,,,,I'm blank

Sedikit Tentang KyaiKanjeng

"Eksplorasi musik KiaiKanjeng hampir tidak membatasi dirinya pada jenis atau aliran musik. Karena secara musikal alat Kiai Kanjeng memiliki berbagai kemungkinan, maka pengembaraan cipta mereka sangat ragam: dari eksplorasi musik tradisional Jawa, Sunda, Melayu dan Cina, termasuk penggalian dari berbagai etnik lain seperti Madura, Mandar, Bugis dan lainnya (KiaiKanjeng berulangkali tampil dalam Festival Gamelan Internasional) — KiaiKanjeng juga tidak menutup dirinya untuk memainkan nomer-nomer Barat modern, pop, blues, jazz (KiaiKanjeng tampil juga dalam Festival Jak-Jazz). Jangan lupa juga dangdut. Ketika tur di 6 kota di Mesir, KiaiKanjeng mengkhususkan diri mengaransir kembali lagu-lagu “Si Bintang Timur” Ummi Kaltsum dan memperoleh sambutan tak terduga hangatnya dari masyarakat Mesir.
Emha Ainun Nadjib menyebut eksplorasi global Gamelan KiaiKanjeng itu sebagai suatu bentuk sikap “Post-Globalisme”, yang juga diterapkan di berbagai bidang kehidupan manusia dan masyarakat. Emha Ainun Nadjib dan KiaiKanjeng tidak anti musik tradisional, tidak juga menolak musik modern dunia — tetapi tidak bersedia diperbudak oleh kedua-keduanya. Bertahan konservatif dalam budaya tradisi membuat manusia lenyap dari sejarah, tetapi menyediakan diri diseret oleh budaya globalisasi membuat manusia menjadi budak kebudayaan yang dipanglimai oleh kapitalisme industri. Melawan globalisasi tidak dengan puritanisme tradisional — lokal, melainkan dengan memijakkan kaki di tanah tradisi sambil menelan tawaran globalisasi untuk diolah dengan kepribadian yang mandiri."
really, really cool pendirian yang dilontarkan di dalam blog kyaikanjeng. Q salut banget......

Minggu, 02 Januari 2011

Pacitan oh Pacitan

Beberapa hari ini Q absen tuk mencoret-coret blog coz Q agk kecewa ketika nulis tiba-tiba ilang, tapi kayaknya hal itu terjadi dkarenakan kecerobohanku sendiri. Dan hari inie, Q pengen ngaBisin tinta tuk coret-coret papan putih inie.
Pergantian tahun biasanya diisi oleh berbagai selebrasi yang dilakukan oleh masyarakat dari yang kecil, muda hingga tua, baik di desa maupun kota. Dan Q kira itu adalah jadwal rutin dan wajib untuk dilaksanakan. Pun juga demikian, tahun baru kemarin masyarakat Solo juga meryakan agenda pergantian tahun seperti yang sudah-sudah. Di Solo, banyak titik-titik tempat yang digunakan masyarakat untuk menyambut tahun baru seperti sepanjang jalan Slamet Riyadi, Stadion Manahan, Stadion Sri Wedari, Alun-alun Lor maupun Kidul dan sebagainya. keramaianpun dimulai dari jam 6 hingga jam 1 pagi. Agak berbeda dengan perayaan yang dilakukan Q dan teman" kos. Kami tidak ada niat pergi kemana-mana tuk merayakan pergantian tahun, akan tetapi kita berencana tuk merayakan tahun baru dengan acara masak "ayam bakar". Dengan iuran 20rb @anak, kita dapat membeli dua ekor ayam. Akan tetapi keinginan tetaplah tidak bisa mengubah keputusan yang sudah ditetapkan Tuhan. Ternyata ayam yang akan dibakar terlalu empuk, jadi akan sulit jika harus dibakar. Rasa Kecewa pastilah ada, akan tetapi rasa tersebut tak mungkin dapat mengubah apa yang sudah terjadi. Meminjam istilah bule, let be by gone, be by gone artinye yang lalu biarlah berlalu tak perlu disesali. Akhirnya, tuk mengobati rasa kecewa, ayam tersebut digoreng dengan bumbu ala kadarnya dan ala darussalam 2. Besoknya, pada tanggal 1, Q diajak tuk rekreasi ke Pacitan. Rencana awalnya bukanlah rekreasi tapi menemani teman tuk pulang kampung. Sungguh jauh jarak antara Solo Pacitan, kita menghabiskan
4-5 jam tuk tiba disana. Pantatku terasa panas jika harus terus berkendara, akhirnya kita mampir di mie ayam Wonogiri. Jalan rusak dan bergelombang membuat hati kecewa dan akan berefek negatif terhadap "bebekku" jika Q yang berada di posisi Supir. Temanku mengambil inisiatif tuk menggantikan Q yang ugal-ugalan menyetir motor. Jam 11, Kita tiba di pantai Pacitan, Teleng Ria beach, Sungguh ramai nian pantai tersebut. Tapi kita hanya melihat dari jauh agar tak tergoda dengan pengunjung dan makanan yang dijual. Kita berlabuh di pantai Tamannya kaum muda mudi, pengunjungnya kebanyakan kaum muda{ah jadi kepengen, Ahìhihihi} tapi, tak apalah. Itu cuma kenikmatan dunia{halah nie cuma usahaku tuk menghibur diri og, jadi jangan percaya} ada temen yang nyletuk, "ini biza jadi refrensi buat yayank"an kie, hahaha". Dan Q pun hanya bisa menganggukkan kepala. Jam 1, kita mendarat di tempat tujuan ,rumah temen, dengan selamat. Sungguh damai, sejuk, dan tenang suasananya, ditambah dengan gemericiknya Sungai ,yang dipenuhi dengan batu" besar, yang ada di samping rumah. So beautiful i passed that day.