Senin, 21 Februari 2011

Cerita Hari Ini

21/februari/2011, Menjelang Senja.

Sudah lama Aku tak bercorat-coret di atas kertas putih ini. Tadi pagi, 9:30 kembali lagi syekh Munadi mendobrak-dobrak alam kesadaran Mahasiswa untuk giat dalam membaca dan menulis. Agar dalam menulis Skripsi tak menemui kendala dalam merangkai kata. Selalu dan selalu. Tiada bosan-bosannya kata-kata itu meluncur dari mulutnya. Setelah dicharge sindiran yang bertubi-tubi, Nafsuku dalam mengkomposisikan kata ingin ku mulai lagi. 


******************

Sudah tiga kali Aku menulis. Dan sudah tiga kali itu pula Aku menghapusnya. Disebabkan ketololanku akan computer. Kalau lampu Num Lock di key board tak menyala jangan harap tombol Space akan berfungsi semetinya. Tombol Space akan beralih fungsi menjadi delete ketika akan menyisipkan huruf, kata dalam kalimat. Ia akan menghapus huruf setelahnya kalau tombol Space ditekan. Kalau tak percaya akan hal ini, maka Anda boleh mencoba.


************

Pelatihan Karya Ilmiah adalah acara rutinan yang diselenggarakan oleh jurusan. Agar mahasiswa lebih matang dalam menyusun Karya Ilmiah. Lebih baik dan benar dalam mengkomposisikannya. Acara rutinan tahun ini diklasifikasikan menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan tanggal 14-17 februari kemarin. Dan gelombang kedua dilaksanakan tanggal 21-23 fabruari. Dan Aku termasuk golongan gelombang kedua tersebut. Jam delapan lebih sepuluh Pelatihan tadi pagi dibuka dengan pengucapan ummu al-kitab yang dikomandani pak Ghofur, kalau tak salah nama.

Sebelum presentasi dimulai, pak Herry membuka sesi kesepakatan aturan dalam melaksanakan pelatihan yang dilaksanakan hari ini dan dua hari mendatang, yang tentunya harus dipatuhai oleh segenap jama’ah pelatihan. Diantaranya yaitu masuk jam delapan tepat. Diawali dengan presentasi BAB I yang dipaparkan Syekh Munadi. Panggilan yang disematkan oleh pak Herry  tadi pagi. Dengan alasan sangat sederhana, yaitu karena dia lebih berumur dari presentator lain. Dengan pembawaan yang sarat akan guyonan, sindiran dan simple itu membuat suasana tak setegang apa yang kubayangkan. Tak bosan-bosan dia mengingatkan dan memotifasi kita untuk mau membaca dan menulis. Srentetan pertanyaanpun dilontarkan untuk mengetahui proposal yang digunakan syarat tersebut dibuat sendiri atau hasil copy paste. Ternyata mayoritas mahasiswa mengcopy paste proposal tersebut. Sehingga kitapun mendapat gelar S.pd Cp <Copy Paste>.
Akhir presentasi, kita dikelompokkan menjadi beberapa kelompok. kita ditugaskan untuk  salah satunya mencari idealitas dan realitas yang tersurat dalam latar belakang. Dan mengaplikasikan apa yang telah disampaikan di awal pertemuan tadi.
Ketika jarum jam menunjukkan pukul 11.00. Aku disergap rasa ngantuk yang sangat. Dan ketika itu, bertepatan dengan dijelaskannya BAB II yang disampaikan oleh yang empunya kedudukan sebagai ketua jurusan, pak Imam Ma’ruf. Untuk BAB II ini, Aku tak mendapatkan banyak buah darinya. Aku masih berada dalam kebingungan. Ini adalah murni keluputanku dalam memperhatikan apa yang disampaikan. Tak beda jauh dengan syekh Munadi. Pak Imam Ma’ruf pun memberi tugas untuk mengaplikasikan apa yang telah disampaikan. Agak berbeda dengan tugas sebelumnya karena tugas di akhir pertemuan ini harus dibawa pulang. 

Dan besok jam delapan, Aku harus berada di Kampus.    

2 komentar:

  1. bukan antum, tapi kamu. Mana coretanmu......
    kawan........
    dah tak sabar kie...........

    BalasHapus